sebuah pencarian Tuhan, Allah.
aku hidup tapi aku jauh dari yang memberiku hidup, Allah.
perjalanan hidupku untuk memperbaiki sebaik mungkin yang ku bisa yang ku usahakan dalam hidupku ini.
siapa aku ini? banyaklah pendapat dari mereka (teman2ku) yang menilai mengenai tentang aku . ada yang bilang aku ini baik, simple, munafik, sok polos dll... ya itu tak apa bagi saya.. ya berarti itu lah saya di hadapan mereka.
aku pun tak tau siapa aku sebenarnya, ya ini lah aku seperti kisahku di bawah ini:
sedari kecil aku di perintahkan oleh bapak ibu untuk shalat, ya shalat di masjid terutama shalat maghrib dan isya. ya meskipun bapak dan ibu ga berangkat ke masjid. eh tapi kalo bapak dulu kadang2 tapi jarang banget berangkat, cuma ibu yang enggak berangkat ke masjid. kecuali kalo pas bulan ramadhan baru pada berangkat ke masjid semua.
tapi kami (aku dan abangku) ga ada protes sama bapak dan ibu seperti cerita yang di kisahkan oleh guru agamaku waktu SMA "gimana anaknya mau berangkat ke masjid sedangkan kedua orangtuanya aja pada sibuk di rumah."
karna aku mengerti itu hanyalah kisah orang2 kota dan dan aku anak desa, orangtuaku sangat wajar jika mereka hanya menyuruh saja untuk berangkat ke masjid tetapi mereka juga tidak berangkat, kami tidak protes, karna aku tau, kami orang yang kurang mampu dan orang tuaku mulai dari pagi sampe malam, karna bapak cuma petani dan ibu cuma pedagang kecil.
setiap hari tiada henti tanpa di perintahpun oleh bapak ibu aku sudah berangkat dulu ke masjid dengan abangku dan teman2nya abangku.
dan bahkan sebelum adzan aku sudah berangkat dulu ke masjid dan nyapu masjid setelah itu adzan (tapi ga tiap hari, cuma kadang2 kalo berangkatnya paling awal)... hehe
dan setelah shalat maghrib pun aku tak boleh pulang kerumah, karna harus ngaji (baca Al-Qur'an) dan shalat isya baru boleh pulang.
lalu siapa yang mengajari ku shalat? yang mengajariku shalat adalah buku tuntunan shalat, sebagian besar adalah buku tuntunan shalat. di masjid sempat ada yang ngajarin tentang cara shalat tapi di situ aku sudah menguasai dasar2nya... maaf bukan saya bermaksud menyombongkan diri,.. tapi ya ini lah aku dari mana asal sembah sujudku kepada Allah.
aku khatam Al-Qur'an ketika kelas 4 SD.... *selingan> biasanya ketika bulan ramadhan aku dan abangku beserta teman2nya abangku tidak tidur dirumah masing2, tapi tidurnya hampir tiap malam tidur di masjid, ya untuk tadarusan dan menemani yang tadarusan...
tentang belajar agama : aku tak banyak menguasai dan memahami ilmu agama, ya aku ikut belajar agama dengan orang perantau dari medan, tapi itu hanya sebentar saja karna dia tak lama di desaku, dia pulang kembali ke medan.
dan kelas 5 SD aku dapat ajakan dari temanku (teman laki2) saat jam sekolah, untuk ikut gabung di madrasah. bahwa di desa sebelah ada madrasah (bukan pondok pesantren loh)... ya setelah mendapat ajakan dari temanku aku langsung laporan minta ijin sama bapak ku, dan bapak ku mengijinkan,.
akhirnya keesokan hari, aku dan temanku (cuma berdua) setelah selesai pulang sekolah (SD) langsung ganti baju dan langsung berangkat ke madrasah yang ada di desa sebelah, ya kami hanya berdua jalan kaki melewati jalan yang semak belukar, kedua orangtua kami tak mengantar dan tak peduli dengan kami.
dan setelah sampai di tempat yang kami tuju, kami tidak langsung mendaftar tapi kami hanya megintip dari kejauhan aktivitas yang mereka lakukan, karna kami malu dan mental kami kena jadi lembek, akhirnya kami hari itu tidak jadi mendaftar dan kami hanya bercerita dan pulang lagi kerumah, tapi setelah tiba di rumah aku malah di marahin sama bapak... kata bapak "kalo ga serius ga usah daftar, ga usah berangkat" dengan bentakan..
ya keseokan hari lagi kami sepakat untuk berani dan berangkat lebih awal untuk ikut belajar... dan kami pun resmi untuk belajar agama di situ.
ya jadi dalam sehari aku belajar di 2 kali, pagi sekolah dasar dan sore di madrasah. Kalo SD liburnya hari minggu tapi kalo madrasah liburnya hari jum'at. by the way madrasahnya lumayan jauh loh, aku yakin kalo anak2 kota pasti pada ga mau... kan pada manja...
mendekati pertengahan kelas 6 ada tambahan pengajaran dari pihak madrasah akan ada tambahan pengajaran malam tapi bagi siapa yang mau saja. dan aku memutuskan untuk ikut, dan aku ijin sama bapak dan bapak kasih ijin... jadi saat itu aktivitasku saat pertengahan kelas 6, jam 07:30--12:00 sekloah dasar dan jam 14:30 berangkat jalan kaki kurang lebih 45 menit dan langsung nginap di madrasah sampe ba'da subuh baru pulang dan langsung mandi dan berangkat sekolah dasar lagi dan seterusnya...
namun tak lama saat itu aku berhenti dan mengundurkan diri karna aku mau di khitan. hehehe
ketika aku SMP aku jauh dari Tuhanku, tak seperti ketika aku SD, ya karna aku mulai mengenal pergaulan, dan aku ingin menjadi anak gaul dsb... ya walau tak pernah kesampaian karna kekangan orangtuaku.
SMA> ketika aku SMA aku jauh dari gaya hidupku ketika aku SMP dulu, aku lebih pendiam, dan lebih suka diam di rumah, itu aku kelas 1 dan masih belum shalat, masih jarang2 lah shalatnya, ya aku shalatnya 4 waktu *alhamdulillah (4 waktu tapi dalam 1 bulan) hehe ya cuma shalat jum'atan doang.
Awal kelas 2 hingga pertengahan masih sama dengan kelas 1, tapi ketika mendekati akhir kelas 2 mau naik kelas 3 aku mulai mengerjakan shalat, itu aja karna di ajak imron dan imron itu karna takut tentang isu kiamat 2012... haha
dan setelah meninjak awal kelas 3 aku mulai menyadari akan fitrahku sebagai manusia (umat muslim) dan aku mulai mencoba untuk lebih meningkatkan shalatku, tapi saat bulan oktober 2010 aku merasa pada di titik tergelap dalam hidupku, ya hanya karna masalah hati...
ya selepas bulan oktober 2010 aku mulai kembali insyaf lagi... dan disitu aku mulai lebih ingin benar2 menjalani hidupku dengan penuh kesadaran fitrahnya manusia sebagai umat muslim yang menjalankan kewajiban/shalat. tapi di situ sangat tak mudah bagiku terutama mentalku, karna beberapa orang (bukan temanku) mengejekku... aku tetap bersikukuh untuk tetap bertahan.
tapi saat bulan juli 2011 sampai akhir bulan ramadhan aku kembali tak menjalankan shalat, tapi aku langsung berusaha untuk menjalankan shalat lagi... alhamdulillah kini aku merasa semakin kuat dari pada yang dulu... karna sempat dalam keadaan sikond dimana dulu aku tak bisa melewati kini aku mampu melewati... sikond yang ku maksudkan adalah, ketika kumpul2 dengan teman, justru aku segan kepada teman2 untuk pamit shalat, bukannya segan sama Allah yang sudah memberi kehidupan... tapi kini aku meras sudah tak segan lagi kepada siapapun...
Islam agamaku dan Allah adalah Tuhanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar